Air Berpengaruh Bagi Kulit

 

Join-snafu.org – Ketika sedang berpuasa otomatis asupan cairan akan berkurang dari hari-hari biasa. Kita mengetahui bahwa air sangat memiliki pengaruh yang besar bagi kesehatan kulit maupun tubuh. Sebagai asupan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh seberapa banyak sebenarnya air yang butuhkan oleh tubuh ?

Menurut Elizabeth Tanzi salah seorang profesor di fakultas dermatologi George Washington University Medical Center sebenarnya tidak ada aturan seberapa takaran mengkonsumsi banyaknya air setiap harinya. Karena setiap individu memiliki asupan yang berbeda sesuai dengan aktivitas, tingkat kesehatan dan usia masing-masing individu.

Yang pasti didalam dunia kesehatan dan kecantikan meminum 7 hingga 8 gelas air putih tidak mempengaruhi kelembaban kulit dari dalam. Mengkonsumsi air memang sangat penting bagi kesehatan tubuh, tetapi hanya sebagian kecil saja berhubungan dengan kelembaban kulit. Terkecuali pada kondisi yang sangat ekstrim misalnya seperti ditempat yang suhunya sangat tinggi seperti pada padang pasir atau gurun dan tidak ada air untuk dikonsumsi, atau berhari-hari tubuh tidak mendapatkan asupan air sama sekali.

Dalam kondisi yang ekstrim ini peranan mengkonsumsi air menjadi sangat penting. Menurut dr.Joshua Zeichner ketika tubuh mengalami dehidrasi maka tubuh akan menyerap air yang berada dalam sel-sel kulit untuk melindungi jantung supaya tetap bekerja dan ini akan berpengaruh pada penampakan kulit.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk tetap menstabilkan asupan cairan bagi tubuh setiap harinya. Meskipun demikian mengkonsumsi air kurang dari 8 gelas perhari tidak mempengaruhi penampilan kulit dan kecantikan. Oleh karena itu, bagi orang yang menjalankan ibadah puasa tidak perlu merasa khawatir dengan kesehatan kulitnya karena masih tetap terlindungi meskipun menjalankan puasa.


|


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *