Tren Kecantikan Terkini Reshape, Relift Dan Contouring

Join-snafu.org – Dengan bergantinya tahun juga akan berganti pula tren kecantikan yang selalu diinginkan oleh para wanita Indonesia. Saat ini sedang in sekali dengan perawatan kecantikan yakni Reshape, Relift dan Contouring.

Salah satu klinik kecantikan yang berhasil mengungkapkan sebuah tren perawatan kecantikan yang saat ini sedang hits. Menurut dr. Lanny Juniarti, Presiden Direktur Miracle Clinic Group, tiga hal tersebut mencakup keinginan wanita Indonesia dalam mempercantik wajah mereka.

“Jika di 2017 wanita hanya melihat bagian outline wajah seperti bentuk wajah yang v-shape. Di 2018 orang pengen berbagai sudut terlihat menarik. Tidak hanya v-shape namun juga fokus ke hal-hal yang lebih detail seperti bibir, dagu, dahi apakah sudah cukup ideal atau belum,” kata dr. Lanny dalam acara Aesthetic Outlook 2018 bersama Miracle Clinic di Kembang Goela, Plaza Sentral, Sudirman, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Nah dari sutulah dr. Lanny berhasil menguak tiga hal yang menjadi tren kecantikan 2018 yakni Reshape, Relift dan Contouring. Reshape adalah membentuk wajah yang lebar menjadi lebih kecil atau v-shape.

Dr. Lanny menjelaskan karena idealnya wajah yang dianggap menarik adalah lebih panjang di bagian dagu. Dr. Lanny mencotohkannya seperti bentuk telur.

“Dalam melakukan v-shape pasti terkait dengan Relift. Sehingga ketika v-shape wajah pun ikut dikencangkan atau relift,” kata dr. Lanny.

Nah yang selanjutnya yakni Contouring yang berarti membuat wajah bentuknya lebih 3D. Sehingga tidak hanya bagian luar wajah saja yang dibentuk namun bagian yang lebih detail seperti hidung, dahi, bibi atau mata.

Dr. Lanny juga menyebut bahwa tren perawatan kecantikan tersebut sebisa mungkin dilakukan dengan cara minimal invasif atau meminimalisir proses bedah. Wanita lebih memilih perawatan yang dilakukan dengan mesin seperti laser atau radio frekuensi. Contoh perawatan non invasif lainnya seperti botox, filler dan tanam benang.

“Minimal invasif menjadi tren secara global. Kebutuhan orang yang ingin melakukan tindakan tanpa bedah semakin meningkat hal itu didasari karena teknologi yang juga semakin beragam,” ucap dr. Lanny.


|


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *