Moh Salah Alami Dislokasi Saat Jatuh Dengan Sergio Ramos

Join-snafu.org – Pertandingan final Liga Champions yang berlangsung pada kemarin malam mempertemukan Liverpool dengan Real Madrid menyisakan cedra bagi salah satu pemain Liverpool.

Pada saat memasuki menit ke-30 di final Liga Champions 2018 Moh Salah terjatuh lantaran bersenggolan dengan Sergio Ramos. Karena hal tersebut, Salah tidak bisa melanjutkan pertandingan kembali dan terpaksa harus digantikan oleh Adam Lallana.

Salah diduga mengalami dislokasi bahu setelah jatuh dalam perebutan bola dengan Sergio Ramos. Seperti yang terlihat pada tayangan ulang, pemain berusia 25 tahun itu melakukan duel bola dengan kapten Real Madrid. Pada rekaman terlihat mereka berdua terjatuh secara bersamaan.

Kemudian tangan salah terjepit dan terlihat menjadi tumpuan jatuhnya tubuh besar Ramos. Soal cedera yang dialami Salah, spesialis tulang, dr Renaldi Prasetia dari Divisi Sport Injury/Shoulder, Departemen Orthopaedi dan Traumatologi, RS Hasan Sadikin Bandung mengatakan, secara mekanisme cedera banyak kemungkinan yang terjadi pada bahu Mohamed Salah.

Usai menonton tayangan saat Salah bertabrakan dengan Ramos, dr Renaldi memperkirakan cedera tersebut bisa berupa cedera pada tulang atau patah tulang, bisa separasi atau dislokasi sendi bahu, atau bisa juga cedera jaringan lunak (ligamen dan tendon) di sekitar sendi bahu. Maka itu, menurutnya, harus ada pemeriksaan lanjut bagi pemain asal Mesir itu.

“Pemeriksaan lanjut (fisik dan radiologis) harus di work-up pada pasien aktif dan high demand seperti ini. Salah satunya X-Ray untuk mengevaluasi jaringan tulang,” ujar dr Renaldi.

Seperti yang telah disampaikan oleh dr Renaldi, langkah yang harusnya dilakukan MRI atau Magnetic Resonance Imaging, untuk menilai cedera jaringan lunak sekitar bahu, pada labrum, ligament, dan rotator cuff tendon.

“Sepertinya saat Salah keluar lapangan posisi lengan kanan tidak menunjukan posisi bahu terdislokasi. Oleh karena itu work-up lebih lanjut untuk mengkonfirmasi diagnosis sangat penting dalam kasus ini,” tegas dr Renaldi.


|


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *